Jumat, 26 Januari 2024

Published Januari 26, 2024 by with 0 comment

Apa itu Register pada CPU dan Bagaimana Cara Kerjanya?

 


Register dalam CPU (Central Processing Unit) adalah unit penyimpanan kecil yang terletak di dalam CPU itu sendiri. Register digunakan untuk menyimpan data sementara, instruksi-instruksi yang sedang dieksekusi, dan alamat memori yang sedang diakses. Register adalah salah satu komponen utama dalam arsitektur komputer yang memungkinkan CPU untuk melakukan operasi aritmatika, logika, dan kontrol.

Terdapat beberapa jenis register dalam CPU, di antaranya adalah:

  1. Program Counter (PC): Register yang menyimpan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi oleh CPU.

  2. Instruction Register (IR): Register yang menyimpan instruksi yang sedang dieksekusi oleh CPU.

  3. Registers Umum (General Purpose Registers): Register yang digunakan untuk menyimpan data sementara dan hasil operasi aritmatika atau logika.

  4. Registers Indeks (Index Registers): Register yang digunakan untuk menyimpan nilai yang digunakan sebagai indeks dalam operasi-operasi memori.

  5. Registers Status (Status Registers): Register yang menyimpan status kondisi CPU, seperti hasil dari operasi aritmatika, status kondisi, dan informasi lainnya.

Cara kerja register dalam CPU sangat tergantung pada instruksi-instruksi yang diberikan oleh program yang sedang dieksekusi. Secara umum, register digunakan untuk menyimpan data sementara dan hasil-hasil dari operasi-operasi yang dilakukan oleh CPU. Misalnya, saat CPU menjalankan sebuah instruksi, nilai-nilai yang diperlukan untuk instruksi tersebut akan dimuat ke dalam register, kemudian instruksi tersebut dieksekusi menggunakan nilai-nilai yang tersimpan di dalam register.

Penggunaan register membantu meningkatkan kinerja CPU karena dapat mengurangi ketergantungan pada akses memori yang lebih lambat. Dengan menyimpan data sementara di dalam register, CPU dapat mengakses data tersebut dengan lebih cepat daripada jika harus mengambilnya dari memori utama. Oleh karena itu, register merupakan komponen yang sangat penting dalam arsitektur komputer modern.

Read More
      edit

Kamis, 25 Januari 2024

Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

mengenali sistem operasi linux

 


Linux adalah sebuah kernel sistem operasi yang bersifat open source dan dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan. Berikut adalah beberapa poin penting tentang Linux:

1. Kernel Linux:

  • Open Source: Kernel Linux dikembangkan sebagai proyek open source, yang berarti kode sumbernya tersedia untuk publik dan dapat dimodifikasi oleh siapa saja sesuai dengan lisensi GNU General Public License (GPL).
  • Stabilitas dan Keamanan: Linux dikenal karena kestabilannya dan keamanannya yang tinggi. Karena sifat open source, banyak pengembang dan komunitas yang berkontribusi pada pengembangan dan pemeliharaan kernel Linux.

2. Distribusi Linux (Linux Distro):

  • Beragam Distribusi: Ada banyak distribusi Linux yang tersedia, masing-masing dengan keunggulan dan kelemahan sendiri. Beberapa distribusi Linux yang populer termasuk Ubuntu, Debian, Fedora, CentOS, dan Arch Linux.
  • Tujuan dan Kepakaran: Setiap distribusi Linux memiliki tujuan dan kepakaran yang berbeda, seperti stabilitas, keamanan, kegunaan, atau kemudahan penggunaan.

3. Fitur dan Keunggulan:

  • Gratis dan Open Source: Linux gratis untuk digunakan dan dimodifikasi sesuai kebutuhan. Ini memungkinkan pengguna untuk mengakses dan memodifikasi kode sumber, serta menginstalnya di berbagai perangkat.
  • Kustomisasi Tinggi: Linux memungkinkan tingkat kustomisasi yang tinggi, memungkinkan pengguna untuk mengubah tata letak, lingkungan desktop, dan aplikasi sesuai dengan preferensi mereka.
  • Stabilitas dan Kinerja: Linux dikenal karena kestabilannya dan kinerjanya yang baik, membuatnya menjadi pilihan yang populer untuk server, superkomputer, dan perangkat embedded.
  • Keamanan: Linux umumnya dianggap lebih aman daripada sistem operasi lainnya karena kekuatan komunitas yang besar yang secara aktif mengawasi dan memperbarui kernel dan perangkat lunaknya.

4. Penggunaan Linux:

  • Server: Linux adalah pilihan umum untuk sistem server karena keamanannya, kinerjanya yang baik, dan fleksibilitasnya.
  • Desktop dan Laptop: Meskipun penggunaan desktop Linux tidak sebanyak Windows atau macOS, banyak distribusi Linux yang menawarkan pengalaman desktop yang baik dan digunakan oleh pengguna rumahan dan bisnis.
  • Perangkat Embedded: Linux banyak digunakan dalam perangkat embedded seperti router, TV pintar, sistem navigasi mobil, dan banyak lagi.

Linux adalah sistem operasi yang kuat dan serbaguna yang telah menjadi pilihan populer untuk berbagai kebutuhan komputasi. Kebebasan, kustomisasi, keamanan, dan performanya yang tinggi membuatnya menjadi platform yang menarik bagi pengembang, administrator sistem, dan pengguna akhir.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

mengenali sistem operasi (SO) windows

 


Windows adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaan Microsoft. Berikut adalah beberapa poin penting tentang Windows:

1. Sejarah Singkat:

  • Windows pertama kali diperkenalkan oleh Microsoft pada tahun 1985 dengan peluncuran Windows 1.0. Ini adalah antarmuka grafis untuk MS-DOS yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan mouse untuk berinteraksi dengan sistem.
  • Windows terus berkembang dengan peluncuran versi seperti Windows 3.0 (1990), Windows 95 (1995), Windows XP (2001), Windows 7 (2009), Windows 8 (2012), Windows 10 (2015), dan versi terbaru, Windows 11 (2021).

2. Fitur Utama:

  • Antarmuka Grafis: Windows menyediakan antarmuka grafis yang intuitif untuk pengguna, memungkinkan mereka untuk berinteraksi dengan sistem menggunakan mouse, keyboard, dan layar sentuh.
  • Multitasking: Windows mendukung multitasking, yang memungkinkan pengguna untuk menjalankan beberapa program secara bersamaan dan beralih di antara mereka dengan mudah.
  • Aplikasi Bawaan: Windows dilengkapi dengan berbagai aplikasi bawaan seperti Internet Explorer (sekarang digantikan oleh Microsoft Edge), Windows Media Player, Paint, WordPad, dan lainnya.
  • Pengaturan Personalisasi: Pengguna dapat mengatur tema, wallpaper, suara, dan pengaturan lainnya untuk mempersonalisasi pengalaman pengguna mereka.
  • Keamanan: Windows menyediakan fitur keamanan seperti Windows Defender (antivirus bawaan), firewall, kontrol akun pengguna, dan pembaruan keamanan rutin untuk melindungi pengguna dari ancaman keamanan.

3. Kegunaan dan Penyebaran:

  • Windows digunakan di berbagai perangkat, termasuk desktop, laptop, tablet, dan server.
  • Windows menjadi salah satu sistem operasi yang paling populer di dunia dan digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia dalam berbagai lingkungan, mulai dari penggunaan pribadi hingga bisnis, pendidikan, dan pemerintahan.

4. Versi Terbaru:

  • Versi terbaru dari Windows adalah Windows 11, yang diluncurkan oleh Microsoft pada tahun 2021. Windows 11 menawarkan antarmuka yang diperbarui, peningkatan kinerja, fitur-fitur baru, dan pengalaman pengguna yang lebih modern.

Windows terus mengalami evolusi dan peningkatan dengan setiap versi baru, menghadirkan fitur-fitur baru dan perbaikan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang berkembang dan menanggapi perkembangan teknologi.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

sejarah terciptanya komputer perkembangan teknologi komputer

 


Sejarah komputer adalah cerita perkembangan teknologi komputer dari awal hingga masa kini. Berikut adalah gambaran singkat tentang sejarah komputer:

1. Era Pra-Komputer:

  • Abakus: Abakus, alat hitung mekanis pertama, diperkirakan telah digunakan sejak 3000 SM di Mesir Kuno, Mesopotamia, dan Tiongkok.

2. Komputer Mekanis:

  • Mesin Penghitung Pascal: Diciptakan oleh Blaise Pascal pada tahun 1642, mesin ini merupakan kalkulator mekanis pertama.
  • Mesin Analitik Charles Babbage: Dibuat oleh Charles Babbage pada awal abad ke-19, mesin ini dianggap sebagai leluhur komputer modern karena kemampuannya melakukan operasi matematika dan menggunakan kartu berlubang untuk program.

3. Komputer Elektronik Awal:

  • ENIAC: Dibangun pada tahun 1946 di Amerika Serikat, ENIAC (Electronic Numerical Integrator and Computer) merupakan komputer elektronik pertama yang digunakan untuk menghitung lintasan artileri dalam Perang Dunia II.
  • UNIVAC I: Dibangun pada tahun 1951 oleh Remington Rand, UNIVAC I merupakan komputer komersial pertama yang dijual di Amerika Serikat.

4. Era Komputer Pribadi:

  • Altair 8800: Dirilis pada tahun 1975, Altair 8800 merupakan komputer kit pertama yang tersedia secara komersial dan dianggap sebagai permulaan era komputer pribadi.
  • Apple II: Dirilis pada tahun 1977, Apple II merupakan komputer pribadi yang populer dan sukses besar, membawa komputer ke rumah-rumah dan sekolah-sekolah.

5. Era Modern:

  • IBM PC: Dirilis pada tahun 1981, IBM PC menjadi standar de facto dalam industri komputer dan membuka jalan bagi komputer pribadi yang dapat disesuaikan.
  • Internet: Ditemukan pada tahun 1960-an dan 1970-an, internet menjadi lebih terjangkau dan dapat diakses oleh masyarakat umum pada tahun 1990-an, mengubah cara kita berkomunikasi, bekerja, dan hidup.
  • Smartphone: Smartphone modern, seperti iPhone dan Android, menjadi populer pada awal tahun 2000-an, menggabungkan fungsi telepon, komputer, kamera, dan media dalam satu perangkat genggam.

6. Masa Kini:

  • Komputasi Cloud: Layanan komputasi cloud memungkinkan akses ke sumber daya komputasi yang dikelola secara terpusat melalui internet.
  • Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence): Perkembangan dalam kecerdasan buatan, pembelajaran mesin, dan pemrosesan bahasa alami menjadi pusat perhatian, menghasilkan perkembangan seperti mobil otonom, asisten virtual, dan analisis data yang canggih.

Sejarah komputer telah mengalami evolusi yang luar biasa sejak era awalnya hingga masa kini. Inovasi terus berlanjut, membawa perubahan besar dalam cara kita berinteraksi dengan teknologi komputer dan mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

mengenali CMOS pengertian serta fungsi

 


CMOS (Complementary Metal-Oxide-Semiconductor) adalah jenis teknologi semikonduktor yang digunakan dalam pembuatan sirkuit terintegrasi, termasuk dalam pembuatan chip komputer. Berikut adalah beberapa poin penting tentang CMOS:

1. Fungsi Utama:

  • Penyimpanan Data: Salah satu penggunaan CMOS yang paling umum adalah dalam pembuatan CMOS memory (CMOS RAM) yang digunakan dalam BIOS (Basic Input/Output System) komputer. CMOS RAM menyimpan pengaturan konfigurasi BIOS dan informasi sistem lainnya, seperti tanggal dan waktu, bahasa, urutan boot, dan pengaturan perangkat keras lainnya.

2. Efisiensi Energi:

  • Konsumsi Daya Rendah: Salah satu keunggulan utama CMOS adalah konsumsi daya yang rendah. Ini membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam perangkat baterai seperti ponsel cerdas, laptop, dan perangkat portabel lainnya.

3. Keandalan dan Keberlanjutan:

  • Ketahanan terhadap Gangguan: CMOS memiliki toleransi yang tinggi terhadap gangguan dan interferensi listrik, yang membuatnya menjadi pilihan yang andal dalam aplikasi yang memerlukan stabilitas dan ketahanan terhadap gangguan.

  • Durabilitas: Teknologi CMOS biasanya memiliki umur pakai yang panjang, membuatnya ideal untuk digunakan dalam perangkat elektronik yang harus beroperasi dalam jangka waktu yang lama.

4. Penerapan dalam Komputer:

  • BIOS: CMOS memory digunakan dalam BIOS komputer untuk menyimpan pengaturan konfigurasi sistem dan informasi penting lainnya. Ketika komputer dimatikan, CMOS mempertahankan data ini dengan menggunakan daya baterai kecil yang disertakan dalam motherboard.

  • Perangkat Terintegrasi: CMOS digunakan dalam berbagai perangkat terintegrasi dalam komputer, termasuk dalam pembuatan chip CPU, chip pengontrol input/output (I/O), dan sirkuit-sirkuit logika lainnya.

Meskipun CMOS biasanya dianggap sebagai jenis memori kecil yang menyimpan pengaturan BIOS dalam komputer, teknologi CMOS memiliki implikasi yang jauh lebih luas dalam dunia elektronik. Keefisienan energi, ketahanan terhadap gangguan, dan durabilitas membuatnya menjadi pilihan yang populer untuk berbagai aplikasi dalam berbagai industri.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

memahami pengertian dari VGA (Video Graphics Array)

 


VGA (Video Graphics Array) adalah standar tampilan grafis yang dikembangkan oleh IBM pada tahun 1987. Berikut adalah beberapa poin penting tentang VGA:

1. Resolusi dan Warna:

  • Resolusi: VGA mendukung resolusi hingga 640x480 piksel dengan 16 warna pada mode standar, dan hingga 800x600 piksel dengan 16 warna pada mode yang diperluas (extended mode). Ini adalah standar resolusi yang umum digunakan pada monitor komputer pada era 1990-an.

  • Warna: VGA mendukung mode warna 256 (8-bit) pada resolusi 320x200 piksel, serta mode monokrom dan mode 16 warna pada resolusi yang lebih tinggi.

2. Koneksi dan Port:

  • Kabel VGA: Kabel VGA digunakan untuk menghubungkan kartu grafis atau komputer dengan monitor komputer. Kabel VGA memiliki 15 pin yang terhubung dengan port VGA pada kartu grafis dan monitor.

  • Port VGA: Port VGA adalah port video analog yang digunakan untuk menghubungkan kartu grafis dengan monitor komputer. Port ini telah menjadi standar untuk monitor komputer selama beberapa dekade.

3. Penggunaan dan Warisan:

  • Kompatibilitas: Meskipun telah digantikan oleh standar tampilan digital seperti DVI (Digital Visual Interface) dan HDMI (High Definition Multimedia Interface), VGA masih banyak digunakan pada banyak monitor dan proyektor, terutama dalam lingkungan bisnis dan pendidikan.

  • Kepopuleran: VGA sangat populer pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, tetapi seiring perkembangan teknologi, standar tampilan yang lebih canggih telah menggantikannya. Namun, VGA masih hadir dalam banyak sistem dan terus digunakan di berbagai industri.

4. Penggantian:

  • DVI dan HDMI: DVI dan HDMI adalah standar tampilan digital yang umum digunakan pada perangkat modern. Mereka menyediakan kualitas tampilan yang lebih baik dan dukungan untuk resolusi yang lebih tinggi daripada VGA.

  • DisplayPort: DisplayPort adalah standar tampilan digital lainnya yang sering digunakan pada komputer dan monitor modern. DisplayPort menawarkan kecepatan transfer data yang tinggi dan dukungan untuk resolusi yang sangat tinggi.

Meskipun VGA tidak lagi menjadi standar utama untuk tampilan komputer modern, masih banyak perangkat dan monitor yang menggunakan koneksi VGA. Ini membuat VGA tetap relevan dalam konteks warisan dan kompatibilitas dengan perangkat lama. Namun, untuk pengalaman tampilan yang lebih baik dan dukungan resolusi yang lebih tinggi, banyak pengguna beralih ke standar tampilan digital seperti DVI, HDMI, dan DisplayPort.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

memahami pengertian dari DDR RAM (Double Data Rate Random Access Memory)

 


DDR RAM (Double Data Rate Random Access Memory) adalah jenis RAM (Random Access Memory) yang paling umum digunakan dalam sistem komputer modern. Berikut adalah beberapa poin penting tentang DDR RAM:

1. Jenis DDR RAM:

  • DDR1: DDR1 adalah generasi pertama DDR RAM yang diperkenalkan pada awal tahun 2000-an. Meskipun sudah jarang digunakan, DDR1 memperkenalkan konsep transfer data ganda (double data rate) yang menjadi standar dalam DDR RAM berikutnya.

  • DDR2: DDR2 merupakan generasi kedua DDR RAM yang memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi daripada DDR1. DDR2 memperkenalkan teknologi prefetching yang lebih canggih untuk meningkatkan kinerja.

  • DDR3: DDR3 adalah generasi ketiga DDR RAM yang memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan dengan DDR2. DDR3 merupakan standar RAM yang umum digunakan pada sebagian besar sistem komputer modern sebelum diperkenalkannya DDR4.

  • DDR4: DDR4 merupakan generasi terbaru DDR RAM yang diperkenalkan pada pertengahan tahun 2010-an. DDR4 menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi, kepadatan yang lebih besar, dan konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan DDR3. DDR4 menjadi standar pada sebagian besar sistem komputer yang diproduksi setelah tahun 2014.

  • DDR5: DDR5 adalah generasi terbaru DDR RAM yang diperkenalkan pada tahun-tahun terakhir. DDR5 menawarkan peningkatan signifikan dalam kecepatan transfer data dan efisiensi daya dibandingkan DDR4. Namun, DDR5 umumnya lebih mahal dan masih menjadi opsi yang lebih baru dalam pasar RAM.

2. Kecepatan dan Kapasitas:

  • Kecepatan Transfer: DDR RAM memiliki kecepatan transfer yang diukur dalam megahertz (MHz) atau gigahertz (GHz). Kecepatan RAM yang lebih tinggi berarti data dapat diproses lebih cepat oleh sistem.

  • Kapasitas: DDR RAM tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari beberapa gigabyte hingga beberapa puluh gigabyte. Kapasitas RAM yang lebih besar memungkinkan sistem untuk menangani lebih banyak aplikasi dan data secara bersamaan.

3. Kompatibilitas:

  • Socket dan Chipset: DDR RAM harus kompatibel dengan socket dan chipset motherboard yang digunakan dalam sistem komputer. Setiap generasi DDR RAM memiliki spesifikasi yang berbeda, dan tidak semua motherboard mendukung semua jenis DDR RAM.

4. Penggunaan dalam Komputer:

  • Sistem Operasi dan Aplikasi: DDR RAM digunakan oleh sistem operasi dan aplikasi untuk menyimpan dan mengakses data secara sementara saat komputer beroperasi. RAM memberikan akses cepat dan efisien ke data yang diperlukan oleh CPU.

  • Gaming dan Multimedia: Kapasitas dan kecepatan DDR RAM yang tinggi sering digunakan dalam komputer gaming dan multimedia untuk meningkatkan kinerja dan responsifitas sistem dalam menjalankan permainan dan aplikasi berat lainnya.

DDR RAM merupakan komponen kritis dalam sistem komputer modern yang memainkan peran penting dalam kinerja dan responsifitas sistem. Penting untuk memilih DDR RAM yang sesuai dengan kebutuhan sistem dan motherboard, serta memastikan bahwa RAM terpasang dan dikonfigurasi dengan benar untuk memaksimalkan kinerja sistem.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

ssd (Solid State Drive) vs hdd (Hard Disk Drive), perbandingan dua jenis penyimpanan data

 


SSD (Solid State Drive) dan HDD (Hard Disk Drive) adalah dua jenis penyimpanan data yang umum digunakan dalam komputer. Berikut adalah perbandingan antara SSD dan HDD dalam beberapa aspek kunci:

1. Kinerja:

  • SSD: SSD memiliki kecepatan baca/tulis data yang jauh lebih cepat dibandingkan HDD karena tidak memiliki komponen bergerak. Ini menghasilkan waktu booting yang lebih cepat, waktu loading aplikasi yang lebih singkat, dan kinerja sistem yang lebih responsif secara keseluruhan.

  • HDD: HDD memiliki kecepatan baca/tulis yang lebih lambat karena menggunakan piringan magnetis berputar untuk menyimpan dan mengakses data. Ini menghasilkan waktu booting dan loading aplikasi yang lebih lambat dibandingkan SSD.

2. Kapasitas dan Harga:

  • SSD: SSD tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari beberapa ratus gigabyte hingga beberapa terabyte. Namun, harga per gigabyte SSD umumnya lebih tinggi daripada HDD, meskipun harga SSD telah turun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

  • HDD: HDD juga tersedia dalam berbagai kapasitas, termasuk dalam kapasitas yang sangat besar. Harga per gigabyte HDD umumnya lebih rendah daripada SSD, membuatnya lebih ekonomis untuk penyimpanan data dalam skala besar.

3. Keandalan dan Daya Tahan:

  • SSD: SSD lebih tahan terhadap goncangan dan getaran karena tidak memiliki bagian bergerak. Selain itu, SSD memiliki kemungkinan kerusakan mekanis yang lebih rendah dibandingkan HDD.

  • HDD: HDD memiliki bagian bergerak, yaitu piringan magnetis yang berputar, sehingga lebih rentan terhadap kerusakan akibat goncangan dan getaran. Ini juga membuatnya lebih rentan terhadap kegagalan mekanis.

4. Umur Pakai:

  • SSD: Umur pakai SSD diukur dalam jumlah siklus penghapusan dan penulisan data. Namun, teknologi SSD modern umumnya memiliki umur pakai yang cukup lama untuk penggunaan sehari-hari.

  • HDD: HDD memiliki komponen bergerak yang dapat mengalami keausan seiring waktu, yang dapat mempengaruhi umur pakai keseluruhan drive.

5. Penggunaan dalam Komputer:

  • SSD: SSD banyak digunakan untuk sistem operasi dan aplikasi yang membutuhkan kinerja tinggi, serta untuk penggunaan pada laptop karena ukuran dan keandalannya yang tinggi.

  • HDD: HDD sering digunakan untuk penyimpanan data besar seperti file multimedia, arsip, dan backup, terutama pada desktop dan server.

Dalam rangkaian pilihan SSD vs HDD, keputusan tergantung pada kebutuhan dan anggaran pengguna. SSD biasanya dipilih untuk meningkatkan kinerja dan responsifitas sistem, sementara HDD cocok untuk penyimpanan data yang besar dengan biaya yang lebih rendah. Kombinasi dari keduanya juga sering digunakan dalam sistem komputer untuk memanfaatkan kelebihan masing-masing.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

mengenal SSD (Solid State Drive) pengertian dan fungsi

 


SSD (Solid State Drive) adalah perangkat penyimpanan data yang menggunakan chip memori flash NAND untuk menyimpan data secara permanen. Berbeda dengan hard disk drive (HDD) yang menggunakan piringan magnetis berputar, SSD tidak memiliki komponen bergerak dan menggunakan teknologi semikonduktor untuk penyimpanan data. Berikut adalah beberapa poin penting tentang SSD:

1. Kinerja:

  • Kecepatan Baca/Tulis: SSD memiliki kecepatan baca/tulis data yang jauh lebih cepat daripada HDD karena tidak ada piringan yang harus diputar. Ini menghasilkan waktu booting yang lebih cepat, waktu loading aplikasi yang lebih singkat, dan kinerja sistem yang lebih responsif secara keseluruhan.

  • Waktu Akses: SSD memiliki waktu akses yang sangat rendah, yang berarti bahwa data dapat diakses dengan cepat tanpa harus menunggu piringan berputar seperti pada HDD.

2. Kapasitas dan Harga:

  • Kapasitas: SSD tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari beberapa ratus gigabyte hingga beberapa terabyte. Kapasitas yang lebih besar memungkinkan penyimpanan data yang lebih banyak.

  • Harga: Meskipun harga SSD masih lebih tinggi per gigabyte dibandingkan dengan HDD, harga SSD telah turun secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir dan terus menjadi lebih terjangkau.

3. Jenis Interface:

  • SATA SSD: SATA SSD menggunakan antarmuka SATA yang sama dengan HDD untuk terhubung ke motherboard komputer. Ini adalah jenis SSD yang paling umum digunakan.

  • NVMe SSD: NVMe (Non-Volatile Memory Express) SSD menggunakan antarmuka PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) untuk transfer data yang lebih cepat dibandingkan dengan SATA SSD. NVMe SSD biasanya memiliki kecepatan baca/tulis yang lebih tinggi.

4. Keandalan dan Daya Tahan:

  • Tidak Ada Bagian Bergerak: SSD tidak memiliki bagian bergerak seperti piringan yang berputar dalam HDD, sehingga lebih tahan terhadap goncangan dan getaran, dan memiliki kemungkinan kerusakan mekanis yang lebih rendah.

  • Umur Pakai: Umur pakai SSD diukur dalam jumlah siklus penghapusan dan penulisan data. Namun, teknologi SSD modern umumnya memiliki umur pakai yang cukup lama untuk penggunaan sehari-hari.

5. Penggunaan dalam Komputer:

  • Sistem Operasi dan Program Aplikasi: SSD digunakan untuk menyimpan sistem operasi komputer dan program aplikasi untuk meningkatkan waktu booting dan kinerja aplikasi.

  • Penyimpanan Data Pengguna: SSD juga digunakan untuk menyimpan data pengguna seperti dokumen, gambar, video, musik, dan file-file lainnya untuk akses yang lebih cepat.

6. RAID (Redundant Array of Independent Disks):

  • RAID Configuration: Beberapa SSD dapat dikonfigurasi dalam sebuah RAID array untuk meningkatkan kinerja atau keamanan data. RAID menggabungkan beberapa SSD menjadi satu unit logis.

SSD telah menjadi pilihan yang populer untuk meningkatkan kinerja dan responsifitas sistem komputer, terutama dalam laptop dan desktop modern. Meskipun harganya masih lebih tinggi per gigabyte dibandingkan HDD, banyak pengguna memilih SSD karena kecepatan dan keandalannya yang lebih tinggi.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

mengenal hardisk pengertian serta fungsi

 


Hard disk, juga dikenal sebagai hard drive atau HDD (Hard Disk Drive), adalah perangkat penyimpanan data permanen dalam komputer yang menggunakan piringan magnetis berputar untuk menyimpan dan mengakses data. Berikut adalah beberapa poin penting tentang hard disk:

1. Fungsi Utama:

  • Penyimpanan Data: Hard disk digunakan untuk menyimpan data secara permanen dalam komputer. Ini termasuk sistem operasi, program aplikasi, file pengguna, gambar, video, dan berbagai jenis data lainnya.

  • Media Penyimpanan Magnetis: Hard disk menggunakan piringan magnetis yang berputar (platters) untuk menyimpan data. Data disimpan dalam bentuk bit-bit magnetik pada permukaan piringan.

2. Kapasitas:

  • Kapasitas yang Besar: Hard disk tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari beberapa ratus gigabyte hingga beberapa terabyte atau bahkan lebih. Kapasitas yang lebih besar memungkinkan penyimpanan data yang lebih banyak.

3. Kecepatan dan Kinerja:

  • RPM (Rotations Per Minute): RPM adalah kecepatan putaran piringan dalam hard disk. Semakin tinggi RPM, semakin cepat akses data. RPM yang umum adalah 5400 RPM dan 7200 RPM.

  • Waktu Akses: Waktu akses adalah waktu yang dibutuhkan oleh hard disk untuk menemukan dan membaca data. Waktu akses yang lebih rendah berarti akses data lebih cepat.

4. Jenis Interface:

  • SATA (Serial ATA): Sebagian besar hard disk modern menggunakan antarmuka SATA untuk terhubung ke motherboard komputer. Ini adalah antarmuka yang umum dan mendukung transfer data yang cepat.

  • SSD (Solid State Drive): SSD adalah alternatif untuk hard disk mekanis yang menggunakan chip memori flash untuk penyimpanan data. SSD biasanya lebih cepat dan lebih tahan terhadap goncangan daripada HDD, tetapi juga lebih mahal.

5. Penggunaan dalam Komputer:

  • Sistem Operasi dan Program Aplikasi: Hard disk digunakan untuk menyimpan sistem operasi komputer dan program aplikasi yang diinstal. Ini memungkinkan komputer untuk boot dan menjalankan program.

  • Penyimpanan Data Pengguna: Hard disk juga digunakan untuk menyimpan data pengguna seperti dokumen, gambar, video, musik, dan file-file lainnya.

6. RAID (Redundant Array of Independent Disks):

  • RAID Configuration: Beberapa hard disk dapat dikonfigurasi dalam sebuah RAID array untuk meningkatkan kinerja atau keamanan data. RAID menggabungkan beberapa hard disk menjadi satu unit logis.

7. Backup dan Penyimpanan Cadangan:

  • Backup Data: Hard disk sering digunakan sebagai media penyimpanan cadangan (backup) untuk melindungi data dari kehilangan atau kerusakan.

Hard disk merupakan salah satu komponen utama dalam sistem komputer yang penting untuk penyimpanan data. Penting untuk memilih hard disk yang sesuai dengan kebutuhan penyimpanan dan kinerja sistem, serta melakukan backup data secara teratur untuk melindungi data dari risiko kehilangan.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

perngertian serta fungsi RAM (Random Access Memory)

 


RAM (Random Access Memory) adalah tipe memori komputer yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang digunakan oleh CPU (Central Processing Unit) secara sementara saat komputer sedang berjalan. Berikut adalah beberapa poin penting tentang RAM:

1. Fungsi Utama:

  • Penyimpanan Sementara: RAM menyimpan data dan instruksi yang sedang digunakan oleh CPU saat komputer sedang beroperasi. Ini memungkinkan CPU untuk dengan cepat mengakses data yang diperlukan untuk menjalankan program dan melakukan operasi lainnya.

  • Kecepatan Akses Tinggi: RAM memiliki kecepatan akses yang jauh lebih cepat daripada penyimpanan permanen seperti hard drive atau SSD, sehingga memungkinkan CPU untuk dengan cepat mengambil data yang diperlukan.

2. Jenis RAM:

  • DDR (Double Data Rate): DDR adalah jenis RAM yang paling umum digunakan saat ini. Jenis DDR terbaru termasuk DDR4 dan DDR5, yang menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi dan konsumsi daya yang lebih rendah dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

  • Kapasitas: RAM tersedia dalam berbagai kapasitas, mulai dari beberapa gigabyte hingga puluhan gigabyte. Kapasitas RAM yang lebih besar memungkinkan komputer untuk menangani lebih banyak aplikasi dan data secara bersamaan tanpa mengalami keterbatasan memori.

3. Latensi:

  • CAS Latency: CAS (Column Address Strobe) latency adalah ukuran kecepatan RAM, yang menunjukkan waktu yang dibutuhkan RAM untuk merespons permintaan dari CPU. Semakin rendah nilai CAS latency, semakin cepat RAM merespons permintaan.

4. Slot dan Konfigurasi:

  • Slot Memori: RAM dipasang pada slot yang ada di motherboard komputer. Motherboard memiliki jumlah slot memori yang terbatas, dan masing-masing slot biasanya mendukung jenis dan kecepatan RAM tertentu.

  • Konfigurasi Dual Channel/Quad Channel: Beberapa motherboard mendukung konfigurasi dual channel atau quad channel, di mana dua atau empat modul RAM dipasang untuk meningkatkan throughput dan kinerja sistem.

5. Penggunaan dalam Komputer:

  • Peningkatan Kinerja: Menambahkan atau meng-upgrade RAM dapat meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan, terutama dalam aplikasi yang membutuhkan banyak memori seperti pengeditan video, permainan video, atau pemrosesan data besar.

  • Virtual Memory: Sistem operasi menggunakan RAM sebagai bentuk virtual memory untuk menyimpan data yang tidak muat di RAM fisik. Ini memungkinkan sistem untuk menjalankan aplikasi dan tugas-tugas yang membutuhkan lebih banyak memori daripada yang tersedia dalam RAM fisik.

RAM adalah komponen kritis dalam sistem komputer yang memainkan peran penting dalam kinerja dan responsifitas keseluruhan sistem. Pemilihan RAM yang sesuai dengan kebutuhan sistem dan motherboard adalah langkah penting dalam merancang atau meng-upgrade komputer.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

apa itu BIOS (Basic Input/Output System) pengertian dan fungsi

 


BIOS (Basic Input/Output System) adalah perangkat lunak tingkat rendah yang terdapat pada motherboard komputer. Ini adalah antarmuka yang memberikan akses ke berbagai fungsi dasar sistem dan menyediakan kontrol untuk berbagai komponen perangkat keras saat komputer dinyalakan.

Berikut adalah beberapa poin penting tentang BIOS:

1. Fungsi Utama:

  • Inisialisasi Perangkat Keras: BIOS bertanggung jawab untuk menginisialisasi dan menguji perangkat keras utama, termasuk CPU, RAM, kartu grafis, dan perangkat penyimpanan, saat komputer dinyalakan.

  • Boot Sequence: BIOS menentukan urutan boot, yaitu perangkat tempat sistem operasi dimuat saat komputer dinyalakan. Pengguna dapat mengatur urutan boot dalam BIOS untuk memprioritaskan perangkat seperti hard drive, SSD, DVD drive, atau USB drive.

  • Pengaturan Konfigurasi: BIOS menyediakan antarmuka untuk mengonfigurasi berbagai aspek sistem, seperti pengaturan clock CPU, voltase, konfigurasi RAM, dan pengaturan keamanan.

  • Pemantauan Kesehatan Sistem: BIOS dapat memberikan informasi tentang suhu CPU, kecepatan kipas, voltase, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan kesehatan sistem.

2. Akses dan Konfigurasi:

  • Tombol Pemicu: BIOS biasanya dapat diakses dengan menekan tombol tertentu saat komputer dinyalakan, seperti Delete, F2, atau F12, tergantung pada produsen motherboard.

  • Antarmuka Pengguna: BIOS memiliki antarmuka pengguna yang sederhana, seringkali berupa teks mode, yang memungkinkan pengguna untuk mengakses dan mengonfigurasi pengaturan sistem.

  • Password dan Keamanan: Beberapa BIOS mendukung pengaturan password untuk mencegah akses yang tidak sah ke pengaturan konfigurasi sistem.

3. Update dan Pemulihan:

  • Pembaruan BIOS: Produsen motherboard secara teratur merilis pembaruan BIOS untuk meningkatkan kompatibilitas, stabilitas, dan kinerja sistem. Pembaruan BIOS biasanya dapat diunduh dari situs web produsen dan diinstal melalui antarmuka BIOS.

  • Pemulihan BIOS: BIOS sering kali memiliki fitur pemulihan yang memungkinkan pengguna untuk mengembalikan pengaturan default jika terjadi masalah konfigurasi atau pengaturan yang tidak diinginkan.

4. UEFI (Unified Extensible Firmware Interface):

UEFI adalah generasi berikutnya dari BIOS dan menyediakan antarmuka yang lebih modern dan lebih canggih untuk mengontrol fungsi dasar sistem. UEFI memiliki fitur-fitur tambahan, seperti antarmuka grafis, dukungan disk GPT (GUID Partition Table), dan booting langsung dari perangkat penyimpanan yang lebih besar dari 2TB.

Secara keseluruhan, BIOS adalah bagian penting dari sistem komputer yang mengatur fungsi dasar sistem dan menyediakan kontrol kepada pengguna untuk mengonfigurasi sistem sesuai kebutuhan mereka.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

mengenali sebelum melakukan Perluasan dan Upgrade komputer dan laptop

 


Perluasan dan upgrade komputer adalah proses menambahkan atau mengganti komponen dalam sistem komputer untuk meningkatkan kinerja, fungsionalitas, atau kemampuan sistem tersebut. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam perluasan dan upgrade komputer:

1. RAM (Random Access Memory):

  • Penambahan RAM: Menambahkan modul RAM baru atau mengganti modul RAM yang ada dengan kapasitas yang lebih besar dapat meningkatkan kemampuan sistem untuk menangani aplikasi yang lebih berat atau multitasking yang lebih intensif.

2. Penyimpanan:

  • SSD (Solid State Drive): Mengganti hard drive mekanis dengan SSD dapat meningkatkan kecepatan baca/tulis data dan waktu booting sistem secara signifikan.
  • Penambahan Kapasitas Penyimpanan: Menambahkan hard drive atau SSD tambahan untuk penyimpanan data tambahan atau backup.

3. CPU (Central Processing Unit):

  • Upgrade CPU: Mengganti CPU yang lebih kuat atau generasi terbaru dapat meningkatkan kinerja sistem secara keseluruhan, terutama dalam pemrosesan tugas-tugas berat seperti rendering video atau gaming.

4. Kartu Grafis (GPU):

  • Upgrade GPU: Mengganti kartu grafis dengan yang lebih kuat atau generasi terbaru dapat meningkatkan kinerja dalam gaming, rendering grafis, atau tugas-tugas pemrosesan grafis lainnya.

5. Motherboard:

  • Perubahan Motherboard: Memperbarui motherboard dapat memberikan fitur-fitur baru seperti dukungan CPU atau RAM yang lebih baru, koneksi yang lebih cepat, atau fitur-fitur tambahan lainnya.

6. Pendinginan:

  • Pendinginan yang Lebih Baik: Mengganti pendingin CPU atau tambahan kipas tambahan untuk mengoptimalkan suhu sistem, terutama saat melakukan overclocking atau ketika menggunakan komponen yang menghasilkan panas lebih banyak.

7. Periferal:

  • Monitor: Menambahkan atau mengganti monitor dengan resolusi yang lebih tinggi atau refresh rate yang lebih tinggi untuk pengalaman visual yang lebih baik.
  • Keyboard dan Mouse: Mengganti keyboard dan mouse dengan model yang lebih ergonomis atau dengan fitur-fitur tambahan seperti pencahayaan RGB atau tombol kustom.

8. Power Supply (PSU):

  • Upgrade PSU: Mengganti power supply dengan yang lebih kuat atau lebih efisien dapat mengakomodasi kebutuhan daya yang lebih tinggi dari komponen-komponen baru yang ditambahkan.

9. Audio:

  • Sound Card: Menambahkan sound card untuk meningkatkan kualitas audio atau mengakomodasi kebutuhan audio yang lebih canggih.

10. Jaringan:

  • Kartu Jaringan: Menambahkan kartu jaringan gigabit Ethernet atau kartu jaringan nirkabel yang lebih canggih untuk meningkatkan kecepatan dan keandalan koneksi jaringan.

Sebelum melakukan upgrade atau perluasan, pastikan untuk memahami kompatibilitas komponen, persyaratan daya, dan kemungkinan pembatasan dalam sistem Anda saat ini. Selalu lakukan riset dan perencanaan sebelum membeli komponen baru untuk memastikan bahwa mereka sesuai dengan kebutuhan Anda dan kompatibel dengan sistem yang ada.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

kenali Kompatibilitas motherboard sebelum merakit komputer (PC)

 


Kompatibilitas motherboard adalah kemampuan motherboard untuk bekerja secara optimal dengan komponen lain dalam sebuah sistem komputer, termasuk CPU, RAM, kartu grafis, dan perangkat-perangkat lainnya. Kompatibilitas yang baik memastikan bahwa semua komponen dapat bekerja bersama dengan baik dan mendukung fungsi-fungsi yang diinginkan.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam kompatibilitas motherboard:

1. Kompatibilitas CPU:

  • Socket CPU: Motherboard harus memiliki socket yang sesuai dengan jenis dan generasi CPU yang akan dipasang. Sebagai contoh, CPU Intel menggunakan soket LGA1151, LGA1200, dan lain-lain, sementara CPU AMD Ryzen menggunakan soket AM4.

  • Dukungan Chipset: Chipset motherboard harus mendukung CPU yang akan digunakan. Beberapa chipset hanya mendukung jenis CPU tertentu atau memerlukan pembaruan BIOS untuk mendukung CPU terbaru.

2. Kompatibilitas RAM:

  • Tipe dan Kecepatan RAM: Motherboard harus mendukung tipe dan kecepatan RAM yang akan digunakan. Misalnya, DDR4 adalah tipe RAM yang umum digunakan saat ini, tetapi beberapa motherboard juga mendukung DDR3 atau DDR5.

  • Kapasitas RAM: Motherboard memiliki batasan kapasitas maksimum RAM yang dapat didukungnya. Pastikan kapasitas RAM yang dipilih sesuai dengan batasan tersebut.

3. Kompatibilitas GPU (Kartu Grafis):

  • Slot PCIe: GPU dipasang ke slot PCIe pada motherboard. Pastikan motherboard memiliki slot PCIe yang sesuai dengan GPU yang akan digunakan, seperti PCIe 3.0 x16 atau PCIe 4.0 x16.

  • Ukuran Fisik: Pastikan bahwa GPU yang dipilih sesuai dengan ukuran fisik motherboard dan casing komputer. GPU yang lebih besar mungkin tidak muat di dalam casing yang lebih kecil.

4. Kompatibilitas Perangkat Penyimpanan:

  • Soket SATA/NVMe: Motherboard harus memiliki soket SATA atau NVMe yang cukup untuk mengakomodasi perangkat penyimpanan yang akan digunakan, seperti hard drive, SSD, atau M.2 SSD.

5. Kompatibilitas Perangkat Eksternal:

  • Port Eksternal: Pastikan motherboard memiliki port eksternal yang sesuai dengan perangkat eksternal yang akan digunakan, seperti USB, HDMI, Ethernet, dan lain-lain.

6. Kompatibilitas Casing:

  • Form Factor: Motherboard harus sesuai dengan form factor casing komputer. Misalnya, motherboard ATX memerlukan casing ATX yang sesuai.

Sebelum membeli motherboard, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan sistem dan memastikan bahwa semua komponen yang akan digunakan kompatibel dengan motherboard yang dipilih. Produsen motherboard biasanya menyediakan informasi tentang kompatibilitas CPU, RAM, dan komponen lainnya di situs web mereka atau dalam dokumentasi produk.


Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

kelebihan dan kekurangan dari praktik overlocking pada komputer

 


Overclocking adalah praktik yang bisa memberikan keuntungan serta memiliki kekurangan tergantung pada cara dilakukannya dan komponen yang di-overclock. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan dari overclocking:

Kelebihan Overclocking:

  1. Kinerja yang Ditingkatkan: Overclocking memungkinkan komponen seperti CPU, GPU, dan RAM untuk berjalan pada kecepatan yang lebih tinggi dari yang ditentukan pabrikan. Hal ini dapat meningkatkan kinerja sistem secara signifikan, terutama dalam aplikasi yang membutuhkan daya pemrosesan yang tinggi.

  2. Peningkatan Produktivitas: Dengan meningkatnya kinerja, overclocking dapat membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas yang membutuhkan pemrosesan yang cepat, seperti render video, pemrosesan gambar, atau komputasi ilmiah.

  3. Penyesuaian Kinerja: Overclocking memberikan kontrol lebih kepada pengguna untuk menyesuaikan kinerja komponen dengan kebutuhan mereka. Ini memungkinkan untuk mendapatkan kinerja maksimum dari perangkat keras yang dimiliki.

  4. Hiburan yang Lebih Baik: Dalam gaming, overclocking dapat meningkatkan frame rate (tingkat bingkai) dan respons sistem secara keseluruhan, memberikan pengalaman gaming yang lebih mulus dan responsif.

Kekurangan Overclocking:

  1. Resiko Kerusakan Hardware: Overclocking dapat menyebabkan kerusakan pada komponen komputer jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Peningkatan suhu, tegangan, dan stres pada komponen dapat menyebabkan kegagalan hardware atau bahkan kerusakan fisik.

  2. Ketidakstabilan Sistem: Jika overclocking tidak dilakukan dengan benar, bisa menyebabkan ketidakstabilan sistem, seperti crash, blue screen of death (BSOD), atau kinerja yang tidak konsisten. Memperbaiki masalah ini bisa menjadi rumit dan memakan waktu.

  3. Garansi Dicabut: Melakukan overclocking dapat membatalkan garansi perangkat keras, karena melanggar syarat-syarat garansi yang biasanya menyatakan bahwa penggunaan perangkat harus sesuai dengan spesifikasi pabrik.

  4. Konsumsi Daya dan Panas yang Lebih Tinggi: Overclocking meningkatkan konsumsi daya dan panas yang dihasilkan oleh komponen yang di-overclock. Ini bisa mengakibatkan kenaikan biaya listrik dan memerlukan solusi pendinginan yang lebih canggih untuk mencegah overheating.

  5. Kehilangan Umur Pakai Komponen: Peningkatan suhu dan tegangan yang diakibatkan oleh overclocking dapat mempercepat keausan dan mengurangi umur pakai komponen, seperti CPU dan GPU.

Sebelum melakukan overclocking, penting untuk memahami risiko-risiko yang terlibat dan memastikan bahwa sistem dilengkapi dengan pendinginan yang memadai. Selain itu, overclocking harus dilakukan secara bertanggung jawab dan disertai dengan pemantauan suhu dan stabilitas sistem yang konstan.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

mengenali Overclocking sebelum melakukan Overclocking pada komputer dan laptop

 


Overclocking adalah praktik meningkatkan kecepatan clock atau frekuensi operasi dari komponen komputer, seperti CPU, GPU (Graphics Processing Unit), dan RAM, melebihi spesifikasi bawaan yang ditentukan oleh produsen. Tujuan dari overclocking adalah untuk meningkatkan kinerja komponen tersebut sehingga dapat menangani tugas-tugas yang lebih berat atau berjalan lebih cepat daripada yang mungkin dilakukan pada kecepatan standar.

Berikut adalah beberapa poin penting tentang overclocking:

  1. Keuntungan Kinerja: Overclocking dapat meningkatkan kinerja komponen komputer, seperti meningkatkan kecepatan rendering dalam permainan video, mempercepat waktu kompresi/dekompresi file, atau meningkatkan throughput dalam aplikasi tertentu.

  2. Resiko Panas dan Kestabilan: Overclocking dapat meningkatkan suhu komponen, terutama CPU dan GPU, karena meningkatnya beban kerja. Jika komponen terlalu panas, ini dapat mengakibatkan penurunan kinerja, kerusakan permanen, atau bahkan kerusakan fisik pada komponen.

  3. Garansi dan Kerusakan Hardware: Overclocking biasanya melibatkan pengabaian garansi produsen, karena operasi di luar spesifikasi resmi. Selain itu, overclocking yang tidak hati-hati atau berlebihan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada komponen, yang mungkin tidak ditutupi oleh garansi.

  4. Kestabilan Sistem: Overclocking yang tidak stabil dapat menyebabkan sistem mengalami crash, blue screen, atau perilaku tak terduga lainnya. Hal ini sering kali memerlukan penyesuaian ulang kecepatan clock atau tegangan untuk mencapai tingkat overclocking yang dapat diterima secara stabil.

  5. Tegangan dan Kehidupan Komponen: Overclocking seringkali memerlukan peningkatan tegangan untuk memastikan stabilitas pada kecepatan clock yang lebih tinggi. Peningkatan tegangan dapat mempercepat keausan komponen dan memperpendek umur pakainya.

  6. Penyesuaian BIOS/UEFI: Overclocking biasanya dilakukan melalui BIOS (atau UEFI) motherboard, di mana pengguna dapat mengubah pengaturan kecepatan clock, tegangan, dan parameter lainnya untuk mencapai tingkat overclocking yang diinginkan.

  7. Monitoring Suhu dan Kinerja: Penting untuk memantau suhu dan kinerja sistem secara teratur saat melakukan overclocking. Perangkat lunak pemantauan suhu seperti HWMonitor atau CPU-Z dapat membantu pengguna memantau suhu dan performa komponen mereka.

  8. Pengalaman dan Risiko: Overclocking membutuhkan pemahaman mendalam tentang konfigurasi hardware dan potensi risiko yang terlibat. Pengguna yang tidak berpengalaman atau tidak berhati-hati mungkin lebih rentan terhadap kerusakan atau masalah kinerja saat melakukan overclocking.

Kesimpulannya, overclocking adalah teknik yang kuat namun berisiko untuk meningkatkan kinerja komputer. Ini dapat memberikan manfaat signifikan dalam hal kinerja, tetapi memerlukan pengawasan yang hati-hati, pengetahuan teknis yang baik, dan pengakuan akan risiko yang terlibat.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

mengenali Firmware cara kerja dan fungsi

 


Firmware adalah perangkat lunak yang tertanam dalam perangkat keras (hardware) elektronik, yang bertanggung jawab untuk mengontrol operasi dasar perangkat keras tersebut. Firmware terletak di antara perangkat keras dan perangkat lunak aplikasi, dan berfungsi untuk menginisialisasi, mengatur, dan mengontrol perangkat keras saat perangkat dinyalakan.

Berikut adalah beberapa poin penting tentang firmware:

  1. Fungsi Utama: Firmware bertanggung jawab untuk mengontrol operasi dasar perangkat keras, termasuk proses booting sistem, menginisialisasi komponen perangkat keras, dan menyediakan antarmuka untuk komunikasi dengan perangkat lunak aplikasi.

  2. Tersemat di dalam Perangkat Keras: Firmware disimpan dalam memori yang terintegrasi langsung ke dalam perangkat keras, seperti dalam chip ROM (Read-Only Memory), flash memory, atau EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only Memory).

  3. Stabilitas dan Keamanan: Karena firmware berada di dalam perangkat keras, ia biasanya lebih stabil dan lebih aman dibandingkan dengan perangkat lunak yang dapat diubah oleh pengguna. Ini membuat firmware menjadi platform yang aman untuk operasi-perangkat keras yang kritis.

  4. Pembaruan Firmware: Produsen perangkat keras seringkali merilis pembaruan firmware untuk memperbaiki bug, meningkatkan kinerja, atau menambahkan fitur baru ke dalam perangkat keras mereka. Pembaruan firmware dapat diinstal oleh pengguna untuk memperbarui perangkat mereka.

  5. BIOS dan UEFI: Dua jenis firmware yang paling umum ditemukan pada motherboard komputer adalah BIOS (Basic Input/Output System) dan UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). Keduanya bertanggung jawab untuk menginisialisasi perangkat keras saat komputer dinyalakan dan menyediakan antarmuka untuk konfigurasi sistem.

  6. Firmware di Perangkat Elektronik Lainnya: Selain pada komputer, firmware juga ditemukan di berbagai perangkat elektronik lainnya, termasuk smartphone, router, printer, kamera, dan perangkat IoT (Internet of Things).

  7. Firmware Proprietary dan Open Source: Beberapa firmware dikembangkan sebagai perangkat lunak sumber tertutup (proprietary), sementara yang lain dibangun dengan menggunakan perangkat lunak sumber terbuka (open source), yang memungkinkan pengguna untuk mengakses, memodifikasi, dan mendistribusikan ulang kode sumbernya.

Firmware merupakan komponen kunci dalam operasi perangkat keras, yang memungkinkan perangkat keras untuk berfungsi dengan baik dan berinteraksi dengan perangkat lunak aplikasi. Dengan pembaruan firmware yang tepat, pengguna dapat memastikan bahwa perangkat keras mereka tetap up-to-date dan berkinerja optimal.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

pengertian, cara kerja dan fungsi Chipset

 


Chipset adalah sekumpulan sirkuit terpadu (IC) yang berada di motherboard komputer. Fungsi utama chipset adalah mengoordinasikan komunikasi antara CPU (Central Processing Unit), RAM (Random Access Memory), kartu grafis, perangkat penyimpanan, dan komponen lainnya yang terhubung ke motherboard.


Berikut adalah beberapa poin penting tentang chipset:

  1. Komunikasi Antar-Komponen: Chipset bertanggung jawab untuk mengatur aliran data antara komponen-komponen utama dalam sistem komputer. Ini termasuk mengelola transfer data antara CPU dan RAM, antarmuka penyimpanan seperti SATA atau NVMe, dan koneksi eksternal seperti USB dan Ethernet.

  2. Northbridge dan Southbridge: Chipset tradisional terdiri dari dua bagian utama, yaitu Northbridge dan Southbridge. Northbridge mengelola koneksi cepat antara CPU, RAM, dan kartu grafis, sementara Southbridge mengelola koneksi yang lebih lambat antara CPU dan perangkat-perangkat lain seperti hard drive, USB, dan perangkat input/output lainnya.

  3. Fungsionalitas Terintegrasi: Beberapa fungsi yang dulunya ditangani oleh chipset, seperti pengontrol USB dan Ethernet, sekarang sering terintegrasi langsung ke dalam CPU atau motherboard itu sendiri. Ini mengurangi kebutuhan akan chipset yang terpisah dan dapat menyederhanakan desain motherboard.

  4. Kompatibilitas: Pemilihan chipset yang tepat penting untuk memastikan kompatibilitas dengan komponen lain dalam sistem, termasuk CPU, RAM, dan kartu grafis. Produsen motherboard sering menyediakan daftar kompatibilitas chipset untuk memudahkan pengguna dalam memilih.

  5. Peran dalam Kinerja Sistem: Chipset dapat memengaruhi kinerja keseluruhan sistem, terutama dalam hal throughput data, latensi, dan kemampuan ekspansi. Chipset yang lebih canggih dan lebih modern dapat menawarkan fitur-fitur yang lebih maju dan mendukung kecepatan transfer data yang lebih tinggi.

  6. Overclocking dan Fitur Khusus: Chipset tertentu mungkin memiliki fitur-fitur khusus yang mendukung overclocking atau fitur-fitur tambahan seperti RAID untuk pengaturan penyimpanan yang lebih canggih.

  7. Evolusi: Chipset terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi. Chipset terbaru sering menawarkan fitur-fitur baru dan peningkatan dalam performa dan efisiensi energi dibandingkan dengan generasi sebelumnya.

Chipset adalah komponen kunci dalam arsitektur motherboard dan memiliki dampak signifikan pada kinerja dan kemampuan sistem komputer. Memilih chipset yang sesuai dengan kebutuhan dan kompatibel dengan komponen lainnya adalah langkah penting dalam merancang atau membangun sebuah sistem komputer.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

8 point penting CPU (Central Processing Unit) pengertian serta fungsi

 


CPU (Central Processing Unit) adalah otak dari komputer, yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi instruksi-instruksi program dan melakukan berbagai operasi aritmatika serta logika yang diperlukan untuk menjalankan perangkat lunak. CPU adalah komponen yang paling penting dalam menentukan kinerja sistem komputer.


 

Berikut adalah beberapa poin penting tentang CPU:

  1. Fungsi Utama: CPU bertanggung jawab untuk menjalankan instruksi-instruksi program yang diberikan kepadanya oleh perangkat lunak, termasuk sistem operasi dan aplikasi.

  2. Arsitektur: CPU terdiri dari unit-unit pemrosesan inti (core) yang dapat menjalankan instruksi-instruksi secara paralel. Beberapa CPU dapat memiliki satu inti (single-core), dua inti (dual-core), empat inti (quad-core), atau lebih, tergantung pada arsitektur dan desainnya.

  3. Kecepatan Clock: Kecepatan clock CPU, diukur dalam satuan hertz (Hz), menentukan seberapa cepat CPU dapat mengeksekusi instruksi. Kecepatan clock yang lebih tinggi berarti CPU dapat melakukan lebih banyak instruksi dalam waktu yang lebih singkat.

  4. Cache: CPU memiliki cache yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sering digunakan oleh CPU. Cache memungkinkan CPU untuk mengakses data dengan lebih cepat daripada harus mengambilnya dari RAM.

  5. Socket: CPU terhubung ke motherboard menggunakan socket khusus yang sesuai dengan jenis dan generasi CPU tersebut. Setiap socket memiliki spesifikasi yang berbeda, dan tidak semua CPU dapat dipasang pada setiap socket.

  6. Instruksi dan Set Instruksi: CPU mendukung berbagai jenis instruksi dan set instruksi yang digunakan untuk menjalankan program-program perangkat lunak. CPU modern biasanya mendukung instruksi-instruksi kompleks yang mencakup operasi aritmatika, logika, pemindahan data, dan pengaturan kontrol.

  7. Thermal Design Power (TDP): TDP adalah indikasi tentang seberapa banyak daya yang dihasilkan oleh CPU dan seberapa besar pendinginan yang diperlukan untuk menjaga suhu CPU dalam batas yang aman.

  8. Overclocking: Beberapa CPU dan motherboard mendukung overclocking, yang merupakan praktik meningkatkan kecepatan clock CPU di atas kecepatan yang ditentukan pabrikan. Overclocking dapat meningkatkan kinerja CPU, tetapi juga meningkatkan risiko panas dan kestabilan sistem.

CPU adalah salah satu komponen terpenting dalam sebuah komputer dan sering kali menjadi faktor penentu utama dalam kinerja sistem. Pemilihan CPU yang tepat sesuai dengan kebutuhan penggunaan dan kompatibilitas dengan motherboard merupakan langkah kunci dalam merancang atau meng-upgrade sistem komputer.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

pengertian dan fungsi motherboard pada laptop maupun komputer

 


Motherboard adalah komponen utama dalam sebuah komputer yang berfungsi sebagai pusat penghubung bagi berbagai komponen lainnya. Ini adalah papan sirkuit cetak yang menampung dan menghubungkan CPU (Central Processing Unit), RAM (Random Access Memory), kartu grafis, kartu suara, perangkat penyimpanan seperti hard drive dan SSD (Solid State Drive), serta berbagai perangkat input/output lainnya.


 

Berikut adalah beberapa poin penting tentang motherboard:

  1. Koneksi Komponen: Motherboard menyediakan koneksi fisik dan logis antara semua komponen utama dalam komputer. Ini mencakup slot untuk CPU, slot RAM, slot ekspansi seperti PCI Express untuk kartu grafis dan kartu tambahan lainnya, dan konektor untuk perangkat penyimpanan dan perangkat input/output.

  2. Chipset: Motherboard biasanya dilengkapi dengan chipset yang mengatur komunikasi antara CPU, RAM, kartu grafis, dan perangkat lainnya. Chipset ini memiliki peran penting dalam menentukan kinerja dan fitur sistem.

  3. Form Factor: Motherboard hadir dalam berbagai bentuk dan ukuran yang disebut form factor, seperti ATX, Micro-ATX, dan Mini-ITX. Form factor ini memengaruhi ukuran motherboard dan kecocokannya dengan casing komputer tertentu.

  4. Port Eksternal: Motherboard menyediakan port eksternal yang digunakan untuk menghubungkan perangkat eksternal seperti keyboard, mouse, monitor, printer, dan perangkat lainnya.

  5. Firmware: Motherboard menyertakan firmware seperti BIOS (Basic Input/Output System) atau UEFI (Unified Extensible Firmware Interface), yang mengontrol booting sistem dan menyediakan antarmuka untuk konfigurasi hardware.

  6. Overclocking: Beberapa motherboard mendukung fitur overclocking, yang memungkinkan pengguna untuk meningkatkan kinerja CPU, RAM, dan kartu grafis melebihi spesifikasi bawaan.

  7. Kompatibilitas: Penting untuk memperhatikan kompatibilitas motherboard dengan komponen lain dalam sistem, seperti CPU, RAM, dan kartu grafis. Produsen motherboard biasanya menyediakan daftar kompatibilitas yang bisa dijadikan referensi.

  8. Perluasan dan Upgrade: Motherboard memberikan fleksibilitas untuk melakukan perluasan dan upgrade sistem dengan menambahkan atau mengganti komponen seperti RAM, kartu grafis, dan perangkat penyimpanan.

Motherboard dapat dianggap sebagai tulang punggung sistem komputer, karena semua komponen lainnya terhubung dan bergantung padanya untuk berfungsi secara harmonis. Memilih motherboard yang sesuai dengan kebutuhan dan kompatibel dengan komponen lainnya adalah langkah penting dalam membangun atau mengupgrade sistem komputer.

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

7 Cara Menambah RAM Laptop Agar Kinerja Makin wush wush wush


 

Sebelum masuk ke dalam cara upgrade RAM alangkah baiknya kita kenali dulu apa itu yang di sebut RAM dan bagaimana cara kerjanya

RAM (Random Access Memory) adalah tipe memori komputer yang digunakan untuk menyimpan data sementara yang aktif digunakan oleh prosesor dan program-program yang berjalan pada suatu waktu tertentu. RAM bersifat volatil, artinya data yang disimpan di dalamnya akan hilang ketika komputer dimatikan atau restart.

Berikut adalah beberapa poin penting tentang RAM:

  1. Fungsi: RAM berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data dan instruksi yang sedang digunakan oleh CPU (Central Processing Unit) saat menjalankan program-program dan proses tertentu.

  2. Akses Cepat: RAM memiliki kecepatan akses yang sangat tinggi, sehingga memungkinkan CPU untuk dengan cepat mengambil dan menyimpan data yang dibutuhkan untuk menjalankan program.

  3. Kapasitas: Kapasitas RAM dapat bervariasi dari beberapa megabyte hingga beberapa terabyte, tergantung pada jenis komputer dan kebutuhan penggunaannya.

  4. DDR (Double Data Rate): DDR adalah jenis RAM yang umum digunakan dalam komputer modern. DDR RAM memiliki kecepatan transfer data yang lebih tinggi daripada RAM generasi sebelumnya.

  5. Upgrade: RAM pada komputer biasanya dapat di-upgrade dengan menambahkan modul RAM tambahan atau mengganti modul RAM yang ada dengan yang memiliki kapasitas atau kecepatan yang lebih tinggi.

  6. Pentingnya untuk Kinerja: Jumlah dan kecepatan RAM memiliki dampak langsung pada kinerja komputer. Semakin besar kapasitas RAM dan semakin cepat kecepatannya, semakin baik komputer akan mampu menangani tugas-tugas yang kompleks dan memakan banyak sumber daya.

  7. RAM pada Perangkat Bergerak: Perangkat mobile seperti smartphone dan tablet juga menggunakan RAM untuk menyimpan data sementara yang diperlukan untuk menjalankan aplikasi dan proses yang sedang berjalan.

  8. Memori Hirarkis: RAM merupakan bagian dari hierarki memori komputer yang juga mencakup cache dan memori penyimpanan jangka panjang seperti hard drive dan SSD (Solid State Drive). Setiap jenis memori ini memiliki tingkat kecepatan dan kapasitas yang berbeda.

Dalam menjaga kinerja komputer, penting untuk memastikan bahwa jumlah dan kecepatan RAM memadai untuk memenuhi kebutuhan penggunaan komputer sehari-hari, terutama untuk tugas-tugas yang memerlukan sumber daya yang intensif seperti permainan video dan pengeditan multimedia.


 

 TIPS DAN TRIK MENAMBAH ATAU UPGRADE RAM

Cara menambah ram LAPTOP ATAU KOMPUTER cukup beragam, mulai dari secara fisik maupun dengan bantuan aplikasi. RAM (Random Access Memory) sendiri, menjadi salah satu komponen vital pada laptop.

Umumnya, kapasitas RAM cepat penuh sehingga mempengaruhi kinerja laptop. Terkadang, untuk membuat kinerjanya makin kencang, RAM kerap dibersihkan, tetapi ada pilihan lain dengan menambah RAM.

Penambahan RAM yang diketahui banyak pengguna adalah mengganti secara fisik atau membongkar laptop. Tetapi, ternyata ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menambah RAM.

Lantas, cara apa saja yang bisa membantu menambah RAM di laptop? Dirangkum dari berbagai sumber, simak ulasan berikut ini.

1. Pastikan slot RAM tidak disolder permanen dan ada slot kosong

Dalam menambah RAM, pastikan cek terlebih dahulu apakah RAM laptop yang dimiliki disolder permanen atau tidak. Pasalnya, beberapa pabrikan baru mulai getol menyolder RAM secara permanen.

Hal ini, berkaitan dengan sistem marketing untuk menuntun konsumen membeli laptop lebih mahal dengan fasilitas RAM yang upgradable.

Jika slot RAM disolder, sudah dipastikan kamu tidak bisa menambah dan menggantinya sendiri jika mengalami kerusakan.

Namun, bila terdapat dua slot dan hanya ada satu slot yang disolder, kamu masih bisa menambah RAM laptop.

2. Pastikan kapasitasnya

Kapasitas RAM sangat penting sehingga pemilik harus mengetahui besar kapasitas RAM pada laptopnya.

Guna mengetahui berapa besar RAM yang tersedia, kamu bisa lihat salah satu RAM yang sudah terpasang.

Rata-rata RAM bawaan pabrik memiliki ukuran minimal 4 GB hingga 8 GB. Bila hendak menambah RAM laptop sendiri, pastikan yang akan dipasang nantinya memiliki ukuran sama.

Hindari mengisi dengan yang ukurannya berbeda karena akan mempengaruhi performa laptopnya. 

3. Pastikan jenisnya

Agar menambah RAM laptop berjalan smooth, ada baiknya untuk melihat jenis RAM agar tidak salah beli. Di luar sana, RAM juga sangat bervariasi tergantung dari brand dan tahun pembuatan dari laptop itu sendiri.

Umumnya, laptop buatan sebelum 2019 memakai jenis RAM DDR3, hingga DDR2. Bahkan ada yang masih memakai DDR1 untuk laptop yang lebih tua. Untuk laptop keluaran baru, kebanyakan sudah memakai RAM DDR4.

4. Transfer rate

Tidak kalah penting selain slot, kapasitas, dan jenis, transfer rate juga wajib diketahui sebelum menambah RAM laptop.

Hal ini, berpengaruh terhadap performa perangkat andalanmu. Semakin tinggi transfer rate-nya, semakin cepat pula RAM tersebut bekerja

Perlu diketahui, rata-rata laptop di pasaran memiliki transfer rate bervariasi. Biasanya diberi kode PC di bagian depannya. Misalnya PC 12800, PC 10600, dan PC 5600.

5. Pilih merek sejenis

Terkait brand, sebenarnya bukan keharusan apakah harus memakai yang sama saat upgrade RAM. Bila tetap ingin memakai merek yang berbeda, usahakan kapasitas, jenis, dan transfer rate-nya sama. Supaya tidak bingung, cara amannya adalah membeli dari brand yang sama saja.

6. Upgrade RAM dengan virtual memory

Apabila enggan menambah RAM fisik atau hardware, kamu bisa mengakali upgrade RAM laptop dengan bantuan software bawaan Windows seperti Virtual Memory.

Untuk memorinya sendiri, biasanya mengambil dari hardisk. Namun perlu diingat, memakai virtual memory tentu akan memangkas kapasitas hardisk.

Apabila memori harddisk-mu sudah di level merah, upgrade RAM laptop fisik bisa menjadi solusi. Namun jika kapasitas masih longgar, bisa dimanfaatkan sebagai RAM virtual.

- Klik kanan start menu > Windows Explorer

- Klik kanan pada My Computer > Properties

- Pilih opsi Advance System Settings > Advanced > Settings di kategori Performances > klik tab Advance dan pilih tombol Change

- Hilangkan ceklis pada Automatically manage paging file size for all drivers

- Selanjutnya, pilih partisi yang akan dipakai untuk virtual memory Misalnya 4GB sebagai initial size dan 8 GB untuk maximum size. Klik tombol Ok dan restart laptop dan PC untuk melihat perubahannya.

7. Menggunakan ReadyBoost

Langkah lain yang bisa dicoba untuk meningkatkan kinerja RAM adalah dengan fitur ReadyBoost. Jika sebelumnya virtual memory diambil dari kapasitas hard disk, ReadyBoost meminjam kapasitas dari flashdisk, SD Card, dan memori eksternal lainnya.

- Colokkan USB flashdisk ke laptop hingga dan muncul AutoPlay, pilih Speed up my system

- Jika AutoPlay tidak muncul, pencet Windows + E hingga jendela Windows Explorer muncul. Kemudian klik kanan flashdisk > Properties

- Pilih tab ReadyBoost > Dedicate this device to ReadyBoost

- Jika ingin hanya sebagian kapasitas yang dipakai, Pilih opsi Use this device > masukkan kapasitas yang dipakai > OK

Demikian beberapa tips dan cara upgrade RAM laptop yang mudah dan bisa dilakukan sendiri. Cara di atas bisa menjadi alternatif apabila kamu terkendala budget harga RAM laptop yang berada pada kisaran ratusan hingga jutaan Rupiah

 

Read More
      edit
Published Januari 25, 2024 by with 0 comment

Apasih itu teknologi informasi ... ?

 


Teknologi merujuk pada aplikasi ilmu pengetahuan untuk tujuan praktis, terutama dalam konteks pengembangan alat, mesin, perangkat lunak, dan sistem yang memfasilitasi kegiatan manusia. Teknologi berkembang dengan cepat dan telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari kita di berbagai bidang, termasuk komunikasi, transportasi, kesehatan, pendidikan, dan industri.


 

Beberapa contoh teknologi modern termasuk:

  1. Komputer dan Perangkat Lunak: Komputer telah mengubah cara kita bekerja, berkomunikasi, dan mengakses informasi. Perangkat lunak seperti sistem operasi, program aplikasi, dan aplikasi web memungkinkan kita untuk melakukan berbagai tugas dengan cepat dan efisien.

  2. Internet: Internet telah merevolusi cara kita berkomunikasi, mengakses informasi, dan berinteraksi dengan dunia. Ini memungkinkan kita untuk terhubung dengan orang lain di seluruh dunia, mengakses sumber daya dan layanan, dan berbagi informasi dengan mudah.

  3. Telekomunikasi: Teknologi telekomunikasi, seperti telepon seluler, internet nirkabel, dan jaringan komunikasi, memungkinkan kita untuk berkomunikasi dengan orang lain dari jarak jauh dengan cepat dan efisien.

  4. Robotika: Robotika melibatkan pengembangan robot dan sistem otomatis untuk melakukan tugas-tugas tertentu, baik di lingkungan industri maupun konsumen. Robot digunakan dalam berbagai industri, mulai dari manufaktur hingga layanan kesehatan.

  5. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence, AI): AI merujuk pada pengembangan sistem komputer yang dapat melakukan tugas-tugas yang biasanya memerlukan kecerdasan manusia, seperti pengenalan pola, pengambilan keputusan, dan pemecahan masalah.

  6. Teknologi Kesehatan (Healthcare Technology): Teknologi telah mengubah cara kita mendiagnosis, merawat, dan mengelola kondisi kesehatan. Contohnya termasuk pencitraan medis, rekam medis elektronik, dan perangkat medis wearable.

  7. Energi Terbarukan: Teknologi energi terbarukan, seperti panel surya dan turbin angin, membantu mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil dan mengurangi dampak lingkungan negatif.

  8. Teknologi Blockchain: Blockchain adalah teknologi yang mendasari cryptocurrency seperti Bitcoin, tetapi juga memiliki potensi untuk digunakan dalam berbagai aplikasi lain, termasuk manajemen rantai pasokan, identitas digital, dan keamanan data.

Ini hanya beberapa contoh teknologi modern, dan bidang ini terus berkembang dengan cepat seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi baru.

Read More
      edit